Jalan tembus ini membentang dari Gayamharjo, Prambanan, hingga Prambanan, yang terhubung langsung ke tol Jogja-Solo melalui exit tol Bokoharjo. Pembagian panjang jalan adalah 18,5 km di Gunungkidul dan 9,5 km di Sleman.
Pengerjaan jalan ini dilakukan dengan teknologi modern dan pengawasan ketat. Mesin dan alat berat digunakan secara intensif untuk memastikan proyek berjalan lancar.
Tantangan besar dalam proyek ini adalah kondisi medan yang terjal dan licin, terutama saat musim hujan. Para pekerja harus mengantisipasi kemungkinan tanah longsor atau halangan alam lainnya.
Pembangunan jalan ini menggunakan batuan purba yang ditemukan di lokasi pengerukan untuk berbagai kebutuhan konstruksi. Hal ini menunjukkan komitmen terhadap penggunaan sumber daya lokal.
Dengan target selesai pada tahun 2025, proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, memperlancar akses, dan meningkatkan konektivitas antara Sleman dan Gunungkidul.
Penulis : Kurniawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















