Ia menegaskan, “Itu momen ketika seseorang akhirnya berani berkata cukup.”
Dengan demikian, lagu ini menjelma suara banyak perempuan yang memilih pergi demi kesehatan emosionalnya.
Sementara itu, semangat perlawanan dalam “Dasar Kamu” merefleksikan jiwa punk versi Winda—bukan genre, melainkan spirit.
“Punk itu berani jujur pada perasaan sendiri,” ucapnya.
Oleh sebab itu, Winda Permata membangun aransemen dinamis dan vokal ekspresif untuk menegaskan sikap berdiri tegak tanpa tunduk pada luka.
Pada akhirnya, “Dasar Kamu” bukan sekadar debut, melainkan pernyataan sikap.
Perpaduan bahasa Indonesia dan Inggris menggambarkan konflik batin antara harapan dan realita, sebelum tokoh memilih melepaskan.
Kini, Winda Permata merilis single ini di seluruh platform streaming digital dan menayangkan video musiknya melalui kanal YouTube Wiper Music.
“Ini fase baru aku—lebih jujur, lebih berani,” tutup Winda.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















