Warga Desa Negeri Agung Keluhkan Jalan Ke Sekolah Tak Kunjung Dibangun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peristiwaterkini.net – warga Desa Negeri Agung, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menyampaikan keluhan terkait belum terealisasinya pembangunan jalan alternatif atau jalan pintas menuju sekolah dan kantor desa.

Padahal, usulan tersebut telah disampaikan masyarakat secara berulang kali kepada pemerintah desa.

Keluhan itu disampaikan warga kepada awak media pada Selasa (13/01/2026). Berdasarkan hasil konfirmasi di lapangan, aspirasi tersebut memang telah lama menjadi harapan masyarakat setempat, khususnya bagi anak-anak sekolah dan warga yang beraktivitas ke kantor desa.

Warga menuturkan, jalan pintas yang diusulkan dinilai sangat penting karena dapat memangkas jarak tempuh anak-anak menuju sekolah, terutama PAUD yang lokasinya berdampingan dengan kantor desa.

Selama ini, anak-anak terpaksa melewati jalan lingkar desa yang jaraknya lebih jauh dan cukup melelahkan jika ditempuh dengan berjalan kaki.

Ironisnya, hingga kini usulan tersebut belum mendapat tindak lanjut. Padahal, masyarakat mengaku telah sepakat dan bersedia menghibahkan sebagian lahan mereka apabila terkena badan jalan demi kepentingan umum.

Ali, salah satu warga setempat, mengatakan bahwa usulan pembangunan jalan pintas tersebut sudah disampaikan sejak lama. Namun, hingga kini belum ada kejelasan dari pemerintah desa.

“Jalan ini sudah lama kami usulkan, bahkan sudah berulang kali. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Padahal jaraknya sangat dekat dan akan memudahkan anak-anak ke sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi jalan yang ada saat ini sudah tidak layak dilalui, baik oleh pejalan kaki maupun kendaraan. Banyaknya lubang membuat jalan semakin berbahaya, terutama saat musim hujan.

“Kalau hujan, jalan licin. Sudah banyak anak-anak yang terpeleset bahkan sampai tidak jadi sekolah karena jatuh,” tambahnya.

Kekecewaan warga pun semakin memuncak lantaran sulitnya berkomunikasi dengan kepala desa. Menurut warga, kepala desa kerap tidak berada di rumah sehingga sulit ditemui untuk menyampaikan keluhan secara langsung.

“Percuma mau konfirmasi, kepala desa susah ditemui. Kami sudah capek mengusulkan tapi tidak ada kabar apakah jalan ini akan dibangun atau tidak,” keluh Ali.

Penulis : Muslim

Editor : Peristiwaterkini

Berita Terkait

Danrem 072 Pamungkas Dampingi Peresmian Pos Bantuan Hukum Desa DIY
‎Audit Dana Wonokromo Dibawa ke Kejaksaan, Bupati Bantul Tegaskan ‎
PKS OKU Targetkan Jadi Partai Pemenang Pemilu Mendatang
‎Wamen Riza Patria Resmikan CSR Peternakan, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Jaksa KPK Tuntut Empat Terdakwa Suap Pokir OKU
816 Peserta Ikuti UKT LEMKARI OKU, Torehkan Rekor Terbanyak di Sumsel
Dua Tahun Buron, Pelaku Curanmor Pasar Malam Ditangkap
Evaluasi Tahunan: PDAM Tirta Raja Capai Peningkatan Layanan 

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:23 WIB

Danrem 072 Pamungkas Dampingi Peresmian Pos Bantuan Hukum Desa DIY

Senin, 19 Januari 2026 - 14:34 WIB

Warga Desa Negeri Agung Keluhkan Jalan Ke Sekolah Tak Kunjung Dibangun

Sabtu, 3 Januari 2026 - 20:00 WIB

‎Audit Dana Wonokromo Dibawa ke Kejaksaan, Bupati Bantul Tegaskan ‎

Minggu, 21 Desember 2025 - 22:08 WIB

PKS OKU Targetkan Jadi Partai Pemenang Pemilu Mendatang

Kamis, 20 November 2025 - 14:14 WIB

‎Wamen Riza Patria Resmikan CSR Peternakan, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Berita Terbaru

JOGJA

LLDikti V Kukuhkan Enam Dosen UWM Perkuat Riset

Kamis, 22 Jan 2026 - 18:13 WIB