Akibat insiden tersebut, sejumlah penumpang mengalami luka-luka.
Sebanyak 17 santri mengalami luka ringan seperti lecet dan memar, sementara dua lainnya mengalami luka cukup serius.
Salah satu korban dilaporkan mengalami dislokasi bahu dan langsung dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
Seluruh korban segera mendapat penanganan medis awal di UGD Puskesmas Kaliangkrik.
Pihak sekolah bergerak cepat memberi informasi kepada para orang tua melalui surat resmi.
Dalam surat tersebut, pihak sekolah memastikan bahwa kondisi mayoritas siswa sudah stabil dan sebagian besar telah kembali ke pondok.
Kepala sekolah menyampaikan rasa prihatin dan harapan agar para santri yang terluka dapat segera pulih.
Ia juga menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan bersama pihak transportasi untuk memastikan keselamatan perjalanan para siswa di kemudian hari.
Penulis : Kurniawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















