PERISTIWATERKINI.NET, Sleman – Seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Daerah Istimewa Yogyakarta menegaskan komitmen penuh menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kolaborasi presisi lintas sektor.
Sinergi itu melibatkan Polda DIY, Dinas Kesehatan DIY, serta instansi terkait.
“MBG ini bukan sekadar program, tetapi investasi masa depan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Kepala KPPG Region DIY Harosno Budi Waluyo dalam forum koordinasi, Kamis (12/2).
Harosno menekankan, keberhasilan MBG sangat bergantung pada ketepatan sistem dari hulu hingga hilir.
“MBG adalah hak anak Indonesia. Dengan koordinasi yang lebih presisi, kita bisa meningkatkan kualitas layanan, mulai dari rantai pasok, proses produksi, hingga distribusi makanan,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (16/2).
Ia menyebut pengawalan aparat dan pengawasan kesehatan menjadi “tameng utama” agar program strategis nasional itu berjalan aman dan tepat sasaran.
Data terbaru menunjukkan, dari 385 SPPG yang disiapkan di DIY, sebanyak 323 unit telah aktif melayani masyarakat.
Penulis : Andriyani
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















