“Ini simbol penyucian lahir dan batin,” katanya.
Selain memandikan patung, kemudian pengurus juga mengganti busana dewa-dewi dengan kain baru, sementara kain lama tetap mereka simpan dengan hormat.

Kepercayaan tersebut, kata dia, sudah berlangsung turun-temurun di kalangan umat.
Menghadapi Tahun Shio Kuda, Ang Ping Siang berharap kehidupan masyarakat semakin membaik.
“Harapannya situasi lebih baik, rakyat lebih sejahtera sesuai Shio Kuda. Kuda kan larinya kencang, tahan banting,” tuturnya.
“Imleknya 17 Februari, nanti turunnya dewa dewi tanggal 20 Februari. Semoga semua rangkaian berjalan lancar dan membawa manfaat bagi semua,” katanya.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















