“Kedua korban dievakuasi ke RS At Taurot Seyegan dan dinyatakan meninggal oleh pihak medis,” ujarnya.
Sementara itu, satu petani lainnya berinisial S (71) berhasil selamat. Namun demikian, Salamun menuturkan korban mengalami trauma psikologis.
“Secara fisik tidak ada luka, tetapi korban mengalami syok akibat kejadian tersebut,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, juga membenarkan peristiwa ini.
Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan warga terhadap potensi cuaca ekstrem.
Oleh sebab itu, aparat mengimbau masyarakat, khususnya petani, agar segera menghentikan aktivitas dan mencari tempat aman saat hujan disertai petir.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















