“Tol Jogja–Solo dan Jogja–Bawen menjadi pengungkit penting pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo, memproyeksikan outlook ekonomi DIY 2026 tetap positif. Inflasi dinilai masih terkendali.
“Inflasi Desember 2025 sebesar 3,1 persen dan masih dalam rentang yang dapat dijaga,” katanya.
KADIN DIY pun menaruh harapan besar pada kepengurusan baru untuk menjadi organisasi yang lincah dan responsif.
“Kunci dunia usaha ke depan adalah cekatan, rincak, dan aktif membaca perubahan,” tutur Tim Apriyanto.
Dengan struktur baru ini, KADIN DIY ditargetkan mampu memperkuat daya saing ekonomi sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Yogyakarta.
Penulis : RIDVA
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















