Pemecatan Massal Pendamping Desa Picu Kontroversi, Pertepedesia Siapkan Gugatan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto :  Pertepedesia di gedung DPR RI

foto : Pertepedesia di gedung DPR RI

“Kami melihat adanya diskriminasi dalam kebijakan ini. Tidak semua mantan caleg memiliki konflik kepentingan, dan mereka tetap memiliki hak untuk bekerja sesuai dengan keahlian dan pengalaman mereka,” tambahnya.

Pemecatan massal ini dikhawatirkan akan berdampak pada kelangsungan program pembangunan desa, terutama di daerah tertinggal.

Para pendamping desa yang diberhentikan umumnya telah mengabdi selama bertahun-tahun dan memiliki pengalaman dalam mengawal kebijakan desa.

“Keputusan ini bisa menghambat pembangunan desa yang berkelanjutan. Banyak program penting, seperti swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo, akan terancam tanpa dukungan tenaga pendamping berpengalaman,” kata Bahsian.

Pertepedesia mendesak Kemendesa PDTT untuk meninjau ulang kebijakan ini dan memberikan solusi yang lebih adil bagi para pendamping desa.

Mereka juga berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak tenaga pendamping dan memastikan pembangunan desa tetap berjalan secara optimal.

“Langkah hukum yang kami tempuh diharapkan dapat menjadi titik balik dalam memperbaiki sistem kebijakan pendampingan desa, agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat dan tenaga pendamping profesional,” pungkasnya.

Penulis : jurnalis

Editor : peristiwaterkini

Berita Terkait

Transisi Bandung Zoo Krusial, Geopix Minta Pengawasan Independen Ketat
‎Rumah Zakat Percepat Pemulihan Sumatera Lewat Huntara Papan Partisipatif
Izin Dicabut, Negara Turun Tangan Selamatkan Satwa Kebun Binatang Bandung
‎Nata Hotel Solo Guncang Ramadhan 2026 dengan Iftar Timur Tengah ‎
ISRI Kritik Board of Peace, Dinilai Boros APBN ‎
Coffee Morning Kodim Wonosobo, Media Diajak Kawal Program TNI
‎Usai Peresmian, Bupati Kudus Langsung Pantau Siswa SMAN 2 Keracunan MBG ‎
‎Getaran Gempa Bantul Bongkar Atap SMKN Gantiwarno Klaten

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:38 WIB

Transisi Bandung Zoo Krusial, Geopix Minta Pengawasan Independen Ketat

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:28 WIB

‎Rumah Zakat Percepat Pemulihan Sumatera Lewat Huntara Papan Partisipatif

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:26 WIB

Izin Dicabut, Negara Turun Tangan Selamatkan Satwa Kebun Binatang Bandung

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:35 WIB

‎Nata Hotel Solo Guncang Ramadhan 2026 dengan Iftar Timur Tengah ‎

Senin, 2 Februari 2026 - 21:50 WIB

ISRI Kritik Board of Peace, Dinilai Boros APBN ‎

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dandim Wonosobo Tinjau TMMD Trimulyo, Dorong Desa Maju

Selasa, 10 Feb 2026 - 14:39 WIB