Pemecatan Massal Pendamping Desa Picu Kontroversi, Pertepedesia Siapkan Gugatan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto :  Pertepedesia di gedung DPR RI

foto : Pertepedesia di gedung DPR RI

Jakarta, Peristiwaterkini – Keputusan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) untuk memberhentikan ribuan tenaga pendamping profesional (TPP) desa di berbagai wilayah Indonesia menuai polemik.

Perkumpulan Pendamping Desa Indonesia (Pertepedesia) menilai kebijakan ini sewenang-wenang dan tengah mempersiapkan langkah hukum untuk menggugat keputusan tersebut.

Sekretaris Jenderal Pertepedesia, Bahsian Micro, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengkaji kemungkinan membawa kasus ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Selain itu, Pertepedesia juga berencana mengajukan pengaduan kepada Presiden terpilih, Prabowo Subianto, agar kebijakan ini dapat dikaji ulang.

“Kami melihat ada ketidakadilan dalam pemberhentian ini. Para pendamping desa yang diberhentikan tidak diberikan ruang klarifikasi yang cukup. Kebijakan ini pun tidak memiliki dasar hukum yang jelas,” ujar Bahsian pada Selasa (4/3/2025).

Pertepedesia menduga bahwa pemecatan ini berkaitan dengan keterlibatan para pendamping desa dalam Pemilu 2024 sebagai calon anggota legislatif (caleg).

Namun, Bahsian menegaskan bahwa maju sebagai caleg tidak serta-merta menghilangkan kapasitas mereka sebagai tenaga pendamping profesional.

Penulis : jurnalis

Editor : peristiwaterkini

Berita Terkait

Transisi Bandung Zoo Krusial, Geopix Minta Pengawasan Independen Ketat
‎Rumah Zakat Percepat Pemulihan Sumatera Lewat Huntara Papan Partisipatif
Izin Dicabut, Negara Turun Tangan Selamatkan Satwa Kebun Binatang Bandung
‎Nata Hotel Solo Guncang Ramadhan 2026 dengan Iftar Timur Tengah ‎
ISRI Kritik Board of Peace, Dinilai Boros APBN ‎
Coffee Morning Kodim Wonosobo, Media Diajak Kawal Program TNI
‎Usai Peresmian, Bupati Kudus Langsung Pantau Siswa SMAN 2 Keracunan MBG ‎
‎Getaran Gempa Bantul Bongkar Atap SMKN Gantiwarno Klaten

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:38 WIB

Transisi Bandung Zoo Krusial, Geopix Minta Pengawasan Independen Ketat

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:28 WIB

‎Rumah Zakat Percepat Pemulihan Sumatera Lewat Huntara Papan Partisipatif

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:26 WIB

Izin Dicabut, Negara Turun Tangan Selamatkan Satwa Kebun Binatang Bandung

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:35 WIB

‎Nata Hotel Solo Guncang Ramadhan 2026 dengan Iftar Timur Tengah ‎

Senin, 2 Februari 2026 - 21:50 WIB

ISRI Kritik Board of Peace, Dinilai Boros APBN ‎

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dandim Wonosobo Tinjau TMMD Trimulyo, Dorong Desa Maju

Selasa, 10 Feb 2026 - 14:39 WIB