Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Berbasis Kearifan Lokal di Era AI, Masih Relevan?

- Jurnalis

Minggu, 13 Juli 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nisfatul Izzah

Dosen Akuntansi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta & Koordinator Devisi Koperasi dan Lembaga Keuangan Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Wilayah ‘Asiyiyah DIY

 

PERISTIWATERKINI.NET – Di tengah arus globalisasi dan dominasi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), pembelajaran ekonomi akuntansi di Indonesia seringkali kehilangan akar budayanya. Banyak pendekatan pendidikan yang diadopsi mentah-mentah dari barat tanpa mempertimbangkan kesesuaian dengan konteks sosial dan budaya lokal.

Padahal, nilai-nilai kearifan lokal seperti falsafah Jawa memiliki peran penting dalam membentuk karakter lulusan yang tak hanya andal secara teknis, tetapi juga berintegritas dan berkepribadian kuat. Ini menjadi fondasi moral yang kokoh ketika AI mulai menggantikan banyak fungsi manusia, terutama dalam profesi akuntansi.

Kearifan lokal seperti pepatah Jawa “Gusti ora sare” atau “Becik ketitik olo ketoro” memiliki muatan etika dan spiritual yang dapat membimbing mahasiswa dalam mengambil keputusan yang jujur, adil, dan profesional.

AI mungkin dapat melakukan analisis data keuangan secara cepat dan akurat, namun tidak bisa menggantikan nilai-nilai etis, empati, dan kesadaran spiritual yang seharusnya melekat dalam profesi ekonomi akuntansi.

Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya diajarkan untuk cakap menghitung, tapi juga peka terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan lingkungan.

Penulis : Wawan

Editor : Peristiwaterkini

Berita Terkait

‎GRAMM Hotel Rayakan Imlek 2026 dengan Prosperity Lunar Dinner
‎Afirmasi BPJS FITK UIN Sunan Kalijaga Prioritaskan Kesejahteraan Guru Swasta
HAPI Tegaskan Peran Advokat Hingga Akar Rumput, Integritas Jadi Fondasi Utama
‎Crystal Lotus Hotel Suguhkan Staycation Ramadhan Hangat Penuh Makna
‎Lintas Iman Ngampem Bareng, Tradisi Ruwahan Menyatukan Miliran
Petir Renggut Dua Nyawa Petani Sleman, Alarm Keselamatan Sawah
‎Winda Permata Bentak Hubungan Toxic Lewat Single Debut Berani “Dasar Kamu”
‎HUT Ke-80 Persit, Donor Darah Teguhkan Kepedulian Kemanusiaan

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:51 WIB

‎GRAMM Hotel Rayakan Imlek 2026 dengan Prosperity Lunar Dinner

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38 WIB

‎Afirmasi BPJS FITK UIN Sunan Kalijaga Prioritaskan Kesejahteraan Guru Swasta

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:18 WIB

HAPI Tegaskan Peran Advokat Hingga Akar Rumput, Integritas Jadi Fondasi Utama

Senin, 9 Februari 2026 - 22:04 WIB

‎Lintas Iman Ngampem Bareng, Tradisi Ruwahan Menyatukan Miliran

Senin, 9 Februari 2026 - 20:27 WIB

Petir Renggut Dua Nyawa Petani Sleman, Alarm Keselamatan Sawah

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dandim Wonosobo Tinjau TMMD Trimulyo, Dorong Desa Maju

Selasa, 10 Feb 2026 - 14:39 WIB