Najib Guru Ngaji Muzili Tak Yakin Muridnya Membunuh Hairuni

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 September 2024 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU, Peristiwaterkini – Guru mengaji Muzili (62) yaitu H Najib (73), warga Dusun IX Desa Kedaton kecamatan KPR kabupaten OKU provinsi Sumsel tidak percaya jika Muzili terlibat pembunuhan terhadap Hairuni (62), warga yang sama.

Najib menanggapi pengakuan Muzili di depan Hakim dalam persidangan yang menghadirkan yang lain pada Kamis (5/9/2024) lalu.

“Saya merasa tidak yakin kalau Muzili terlibat pembunuhan karena dia merupakan murid mengaji saya yang baik,” ucapnya kepada awak media dikediamannya, Sabtu (7/9/2024).

Muzili itu orangnya pendiam dan merupakan murid mengaji saya. Kemana saya mengajar dia ikut mengantarkan saya pakai motor,” urai H. Najib.

Muzili jika waktu masuk shalat, dia sering mengumandangkan Azan meski suaranya tidak begitu bagus dan kuat.

“Muzili itu orangnya tidak banyak bicara dan terkesan tertutup tapi orangnya baik. Jadi saya yakin dengan ucapannya dipersidangan tidak berbohong,” urainya.

Soal keyakinan saya dengan fakta sebenarnya tentu tidak dapat memastikan apakah dia benar-benar tidak ikut serta membunuh atau apakah dia terlibat.

Sebagai guru ngaji Muzili tentu kami mendoakan yang terbaik dan semoga pengadilan memutuskan sesuai dengan fakta. Kami merasa kehilangan karena Muzili terkait kasus Pembunuhan ini.

Selain Itu, Iwan(32), teman seangkatan Sekolah Dasar (SD), Ria Zarman (32), anak tertua dari Muzili yang juga diakui Muzili tidak terlibat adalah sosok pemuda yang kurang akal.

Iwan (32) teman sekolah SDN Ria Razman katakan jika Ria Razman kurang akal atau bodoh karena tidak menamatkan sekolah dasar dan orangnya suka takut jika dirinya ditanya dengan nada keras atau membentak

Penulis : Rilis

Editor : Rilis

Berita Terkait

‎TNI-Relawan Gaspol Bangun Jembatan Garuda, Gotong Royong Sampai Malam
KUHP dan KUHAP Nasional Berlaku, Tantangan Kebebasan dan Keadilan Digital Menguat
‎Dandim Wonosobo Lepas Jalan Sehat HAB Kemenag, Tegaskan Kerukunan Umat
Kodim Wonosobo Doa Bersama, Awali 2026 dengan Introspeksi Prajurit
‎Waterboom Jogja Rayakan 10 Tahun, Ada Kuliner Run hingga Rebranding Warna-Warni
Basarnas Hentikan Pencarian Korban Banjir Aceh, Fokus Pemantauan Lanjutan
Sigap Atasi Longsor Dieng, TNI-Polri Jaga Akses Vital Wonosobo Aman
Syauqi Tegaskan Pustakawan Garda Literasi Digital Kebangsaan Era Siber

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:44 WIB

‎TNI-Relawan Gaspol Bangun Jembatan Garuda, Gotong Royong Sampai Malam

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:15 WIB

‎Dandim Wonosobo Lepas Jalan Sehat HAB Kemenag, Tegaskan Kerukunan Umat

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:38 WIB

Kodim Wonosobo Doa Bersama, Awali 2026 dengan Introspeksi Prajurit

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:52 WIB

‎Waterboom Jogja Rayakan 10 Tahun, Ada Kuliner Run hingga Rebranding Warna-Warni

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:55 WIB

Basarnas Hentikan Pencarian Korban Banjir Aceh, Fokus Pemantauan Lanjutan

Berita Terbaru