“Bukan harta, jabatan, atau apa yang kita kumpulkan di dunia yang menolong, tetapi amal kebaikan dan hati yang bersih,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pada hari perhitungan kelak, seseorang tidak lagi dapat bergantung pada pasangan, anak, keluarga, maupun kedudukannya.
Pada khutbah berikutnya, Mahfud menyoroti sikap istiqamah sebagai ciri utama Muslim sejati.
Ia mengingatkan bahwa dalam setiap shalat, umat Islam memohon petunjuk sebanyak 17 kali melalui Surat Al-Fatihah Ayat 6, ihdinash-shirâthal-mustaqîm.
“Itu artinya, bahkan Muslim yang shalatnya pas-pasan pun sejatinya sedang belajar istiqamah,” ungkapnya.
“Istiqamah itu melahirkan kejujuran, ketenangan hidup, tidak suka menipu, tidak takut pada kemungkaran, dan berani melawannya,” tegas Menkopolhukam periode 2019–2024 tersebut.
Ia pun menutup khutbah dengan ajakan agar jamaah membiasakan hidup bersih hati, jujur, dan konsisten dalam kebaikan.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















