Salah satu langkah strategisnya adalah mengembangkan destinasi wisata air, Umbul Pelem, yang dibangun dengan dana desa sebesar Rp1,6 miliar.
Investasi tersebut berbuah manis. Pada 2023, Pendapatan Asli Desa (PAD) dari wisata Umbul Pelem mencapai Rp2,7 miliar, jauh melampaui pendapatan desa pada 2016 yang hanya berkisar Rp30 juta hingga Rp50 juta per tahun.
Keuntungan dari wisata inilah yang digunakan untuk mendukung program sosial seperti pembagian THR.
“Setiap warga, termasuk bayi yang sudah terdaftar dalam Kartu Keluarga, mendapatkan Rp200 ribu. Total yang dialokasikan untuk THR ini mencapai Rp457,8 juta,” kata Iwan.
Program ini pertama kali digelar pada 2023 dan terus mengalami peningkatan.
Selain THR, Iwan juga dikenal dengan kebijakannya mengikutsertakan warga dalam BPJS Ketenagakerjaan menggunakan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Langkah inspiratif ini menjadikan Desa Wunut sebagai contoh sukses pemanfaatan dana desa yang tidak hanya meningkatkan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan masyarakatnya.
Penulis : Jurnalis
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















