Pada periode Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 6 mengoperasikan 25 kereta api reguler dan 11 kereta api tambahan. KA tambahan tersebut mencakup 7 KA Jarak Jauh Tambahan, 3 KA Motis Tengah dari Stasiun Lempuyangan, dan 1 KA Wisata Java Priority.
Data penjualan tiket menunjukkan peningkatan signifikan menjelang puncak arus mudik pada awal April. Tanggal 3 hingga 6 April 2025 mencatat okupansi tertinggi, dengan rata-rata keterisian kursi mencapai di atas 95%. Pada 3 April 2025, bahkan okupansi mencapai 104% dengan 18.376 tiket terjual.
“Kami memastikan pelayanan, pengamanan, dan ketersediaan sarana Angkutan Lebaran tetap berjalan optimal. Masyarakat tidak perlu khawatir karena kami telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan penumpang,” tambah Bambang.
KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket jauh-jauh hari agar tidak kehabisan.
Bagi pelanggan yang belum mendapatkan tiket, KAI menyarankan untuk memanfaatkan fitur connecting train melalui aplikasi Access by KAI atau mempertimbangkan program KA Motor Gratis (Motis) yang diselenggarakan oleh DJKA Kemenhub.
Penjualan tiket KA Lebaran 2025 dibuka setiap pukul 00.00 WIB untuk keberangkatan H-45. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra resmi Online Travel Agent (OTA).
Dengan berbagai kesiapan ini, KAI Daop 6 Yogyakarta berharap Angkutan Lebaran 2025 berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pemudik.
Penulis : kurniawan
Editor : peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















