Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal turut memberi perhatian khusus terhadap insiden ini.
“Bagaimanapun caranya, korban harus segera diselamatkan. Kita diburu waktu, karena golden time korban dalam kondisi darurat hanya sekitar 72 jam,” tegasnya.
Ia juga mendorong kolaborasi lintas lembaga agar penyelamatan bisa dilakukan secepat mungkin, termasuk penggunaan helikopter.
“Komunikasi sudah kami jalin dengan PT Amman Mineral untuk peminjaman helikopter berspesifikasi airlifter,” ungkap Gubernur Iqbal.
Sementara itu, helikopter Basarnas bersama tim Special Group dijadwalkan terbang dari Lanud Atang Sendjaja, Bogor, pada Selasa (24/6) untuk membantu evakuasi.
Operasi SAR melibatkan SAR Mataram, BTNGR, TNI, Polri, BPBD Lombok Timur, EMHC, porter, relawan, dan unsur lainnya.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















