Peristiwaterkini.net – Kondisi jalan poros yang menghubungkan Desa Pangestu dengan Kelurahan Makarti Jaya, Kecamatan Makarti Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, dari tahun 2022 hingga kini 2026 belum ada pengerasan.
Jalan tanah yang menjadi akses utama masyarakat itu sangat vital bagi aktivitas warga.
Selain digunakan untuk transportasi hasil pertanian dan perkebunan, jalur tersebut juga menjadi satu-satunya akses menuju fasilitas pendidikan di wilayah setempat.
Warga mengaku kerap mengalami kesulitan, terutama saat musim hujan tiba. Permukaan jalan berubah menjadi lumpur licin dan tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Salah seorang warga, Iwan, menuturkan bahwa kondisi jalan tersebut sudah berlangsung lama tanpa adanya perbaikan setelah pengerasan di tahun 2022 lalu oleh pemerintah.
Ia menyebut, ketika hujan turun, warga terpaksa mencari jalur alternatif melalui jalur air.
“Kalau hujan, jalan ini sama sekali tidak bisa dilewati. Kami biasanya lewat jalur sungai dan harus sewa ketek atau perahu,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat menyulitkan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil bumi hingga mengantar anak-anak ke sekolah.
Iwan dan warga lainnya berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian dengan melakukan pengerasan jalan.
Mereka menilai, perbaikan dasar sudah sangat membantu kelancaran aktivitas masyarakat.
“Kami tidak minta yang muluk-muluk, cukup pengerasan jalan supaya bisa dilewati kendaraan. Kasihan warga di sini,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Makarti Jaya memastikan bahwa kondisi jalan tersebut telah menjadi perhatian.
Camat Makarti Jaya, Subandi, S.Sos., melalui Sekretaris Camat Rahmadhani Nasution, S.Pd.I., M.M., mengatakan bahwa usulan perbaikan jalan telah diajukan ke pemerintah daerah.
Ia menjelaskan, ruas jalan dari Desa Pangestu menuju Kelurahan Makarti Jaya telah dimasukkan dalam agenda pembangunan dan diusulkan untuk direalisasikan pada tahun 2026.
“Usulan pengerasan jalan poros dan jalan kelurahan sudah kami sampaikan. Mudah-mudahan bisa direalisasikan tahun ini,” kata Rahmadhani saat ditemui di Kantor Kecamatan Makarti Jaya, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, usulan tersebut telah dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) dan diteruskan hingga Musrenbang tingkat kabupaten.
Menurutnya, jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi satu-satunya penghubung antar desa serta jalur utama bagi aktivitas pendidikan, pertanian, perkebunan, dan pekerjaan warga.
“Kami sangat berharap jalan ini dapat segera diperbaiki, karena fungsinya sangat vital bagi kehidupan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Junaidi
Editor : Peristiwaterkini

















