“Saat sahur pilih protein dan serat tinggi serta karbohidrat kompleks agar kenyang lebih lama,” katanya.
Ia mengingatkan agar menghindari makanan terlalu asin dan berlemak karena memicu haus.
Adapun saat berbuka, ia menyarankan memulai dengan manis alami dan cairan cukup.
“Pemulihan energi harus bertahap supaya sistem pencernaan tidak kaget,” paparnya.
Ia juga menekankan pentingnya hidrasi minimal delapan gelas per hari serta variasi seperti infused water.
Tak kalah penting, teknik pengolahan makanan turut disorot.
“Merebus, mengukus, memanggang, atau menumis dengan tepat dapat mematikan kuman sekaligus mempertahankan gizi,” jelasnya.
Sebagai solusi praktis, ia memperkenalkan konsep meal prep.
“Siapkan lauk tahan lama seperti ayam ungkep atau rendang dalam porsi besar, simpan beku, sehingga lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas gizi,” tandasnya.
Melalui kegiatan ini, IWWAMY UWM menegaskan komitmennya mendorong keluarga sehat dan produktif selama Ramadhan.
“Kami ingin anggota menerapkan ilmu ini di rumah masing-masing,” tutup panitia.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















