“Habitat mereka hancur dan koridor jelajah terpotong. Itu ancaman langsung bagi induk dan bayi gajah,” ucap Annisa.
Geopix juga menyoroti bahaya pagar listrik yang tidak sesuai standar dan telah menimbulkan ancaman mematikan bagi satwa maupun warga.
Jejak alat berat dan jalan logging memperlihatkan tekanan pembangunan yang terus menggerus ruang hidup gajah.

“Tanpa penindakan tegas, populasi ini bisa runtuh sebelum sempat pulih,” katanya.
Dalam rilis resminya, Geopix mendesak pemerintah menegakkan moratorium perizinan baru, membongkar pagar listrik di wilayah koridor gajah, merestorasi habitat jelajah, dan memperkuat aksi konservasi terpadu seluruh Sumatera.
“Jika Indonesia ingin Gajah Sumatera tetap ada, habitatnya harus segera dilindungi sebelum semuanya terlambat,” tutup Annisa.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















