PERISTIWATERKINI.NET, Jogja – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta menegaskan pentingnya harmoni budaya dalam pembukaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2026 yang digelar di kawasan Ketandan, Kota Yogyakarta, Rabu (25/2/2026).
Di hadapan unsur Forkopimda DIY, perwakilan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok, serta tokoh masyarakat lintas agama dan budaya, Gubernur menyebut perayaan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi ruang penguatan peradaban.
“Kebudayaan merupakan ruang batin peradaban, tempat nilai luhur dihidupkan kembali dan kesadaran bersama dibangun untuk menjaga keseimbangan kehidupan,” ujar Gubernur dalam sambutannya.
Ia menekankan, perjumpaan budaya harus menjadi jembatan dialog sosial.
“Di sinilah kita merawat kebersamaan, bukan hanya merayakan perbedaan,” tegasnya.
Gubernur juga menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada masyarakat Tionghoa.
Ia berharap momentum tersebut membawa keberkahan dan kesejahteraan bagi seluruh warga.
Penulis : Andriyani
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















