PERISTIWATERKINI.NET, Jogja – Di bantaran Sungai Code, politik tidak hadir dalam bentuk pidato atau baliho.
Minggu (25/1/2026) pagi itu, PDI Perjuangan Kota Yogyakarta memilih menyingsingkan lengan baju, memunguti sampah, dan menyusuri aliran sungai bersama warga.
Aksi reresik sungai ini menjadi simbol kehadiran partai di tengah persoalan lingkungan yang kian mendesak.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremoni.
“Kami ingin mengajak masyarakat berhenti menjadikan sungai sebagai tempat sampah. Sungai harus dirawat bersama karena dampaknya langsung pada keselamatan warga,” ujar Eko.
Ia menegaskan kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Menurut Eko, persoalan sampah di Sungai Code masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
“Partai politik harus hadir di tengah persoalan rakyat. Lingkungan adalah isu nyata. Sungai yang bersih bukan hanya soal estetika, tetapi juga pencegahan banjir dan longsor,” katanya.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















