Menurut Syahruna, dampak gempa tidak hanya dirasakan di lingkungan sekolah. BPBD juga menerima laporan dari warga terkait kerusakan rumah.
“Mayoritas laporan berupa genteng rumah yang rontok. Kami masih melakukan pendataan untuk memastikan skala kerusakan secara menyeluruh,” ujarnya.
Syahruna menegaskan pihaknya bersama sekolah akan segera melaporkan kondisi bangunan ke instansi terkait.
“Kami tidak ingin mengambil risiko. Bangunan akan dicek kelayakannya sebelum digunakan kembali. Keselamatan pelajar dan masyarakat adalah yang utama,” kata dia.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















