“Pada Pemilu 2009 kita langsung mendapat 26 kursi di DPR. Itu prestasi luar biasa hasil kolaborasi Pak Prabowo, Prof Suhardi, dan Pak Muzani. Kemudian pada 2014 meningkat drastis menjadi 73 kursi,” ujarnya.
Karena itu, ia menilai semangat Prof Suhardi harus terus dihidupkan.
Tak hanya dikenal sebagai Ketua Umum pertama Gerindra, Prof Suhardi juga Guru Besar UGM yang dijuluki “Profesor Telo”.
Julukan itu disematkan atas kiprahnya sebagai pelopor pemanfaatan ketela dan penghargaan nasional yang ia terima pada 1999.
“Beliau berjuang untuk pemberdayaan masyarakat kecil. Itu pesan yang harus terus kami jalankan,” tegas Bambang.
Sementara itu, istri almarhum, Lestari Rahayu Waluyati, menyampaikan rasa haru dan terima kasih.
“Saya mengucapkan terima kasih karena masih ada yang mengingat jasa Prof Hardi. Yang paling penting silaturahmi tetap terjaga dan cita-cita beliau terus diaplikasikan agar Gerindra semakin maju,” ucapnya.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2

















