FJI Peringatkan Aparat, Negara Tak Boleh Kalah oleh Premanisme

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Aparat harus mengusut, menangkap, dan memproses hukum para pelaku tanpa pandang bulu,” tulis DPP FJI.

‎Namun FJI juga menyampaikan peringatan keras apabila penegakan hukum dinilai lalai atau lamban.

Dalam pernyataannya disebutkan, kelambanan aparat berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan publik dan konflik sosial yang lebih luas.

“Negara tidak boleh kalah oleh aksi premanisme dan kekerasan,” tulis mereka.

Meski demikian, DPP FJI mengimbau umat Islam dan masyarakat luas untuk tidak terpancing provokasi.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang,” tulis pernyataan yang ditandatangani Panglima DPP FJI, Ustaz Abdurrohman, tersebut.

Penulis : Wawan

Editor : Peristiwaterkini

Berita Terkait

‎Mahfud MD Tekankan Istiqamah, Muslim Harus Teguh Hingga Akhir
Panggung Gratis PASEBAN Jadi Laboratorium Komika Stand Up Bantul
RKP DIY Ajak Pemuda Lawan Kekerasan Menuju Indonesia Emas
‎Pengurus Baru KADIN DIY Dikukuhkan, Sinergi Bisnis-Pemerintah Diperkuat ‎
‎GKR Hemas Dorong Keistimewaan DIY Dibaca Hidup Kontekstual Berkelanjutan
Coffee Morning Kodim Wonosobo, Media Diajak Kawal Program TNI
Pawon Ramadan Loman Park Satukan Kuliner Ibadah Pernikahan Berkelas Yogyakarta
‎Kinerja Logistik KAI Daop 6 Tumbuh, Distribusi Kian Efisien

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:31 WIB

‎Mahfud MD Tekankan Istiqamah, Muslim Harus Teguh Hingga Akhir

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:38 WIB

Panggung Gratis PASEBAN Jadi Laboratorium Komika Stand Up Bantul

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:15 WIB

RKP DIY Ajak Pemuda Lawan Kekerasan Menuju Indonesia Emas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:09 WIB

‎Pengurus Baru KADIN DIY Dikukuhkan, Sinergi Bisnis-Pemerintah Diperkuat ‎

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:35 WIB

‎GKR Hemas Dorong Keistimewaan DIY Dibaca Hidup Kontekstual Berkelanjutan

Berita Terbaru