“Kami akan terus memperkuat koperasi melalui dukungan LPDB,” tegasnya.
Bus berkapasitas 30 penumpang tersebut akan mulai beroperasi pada Jumat, 28 November 2025, melayani rute Sentolo–Beringharjo pulang-pergi.
Wawan menyebut program ini sebagai cara memberikan penghargaan yang lebih manusiawi kepada pekerja pasar.
“Mereka bagian penting dari denyut ekonomi Beringharjo. Ini bentuk kepedulian nyata,” katanya.

Para buruh gendong menyambut antusias layanan ini. Salah satunya Rus, yang biasanya menghabiskan sekitar Rp20 ribu per hari untuk ongkos.
“Sekarang lebih ringan. Uang bisa saya pakai untuk keluarga,” ungkapnya.
Program ini diharapkan jadi contoh kolaborasi Pemkot–koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja informal di Yogyakarta.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Sumber Berita: Liputan Langsung
Halaman : 1 2

















