BAP DPD RI Dorong Akuntabilitas Kehutanan, Hentikan Konflik Tenurial Daerah

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERISTIWATERKINI.NET, Jakarta – Badan Akuntabilitas Publik Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (BAP DPD RI) menegaskan perlunya penguatan akuntabilitas tata kelola kehutanan nasional, terutama dalam penyelesaian konflik tenurial yang selama ini membelit masyarakat di daerah.

‎Ketua BAP DPD RI Ahmad Syauqi menyebut, pengelolaan hutan tidak boleh terus-menerus melahirkan ketidakadilan sosial.

‎“Hutan seharusnya menjadi sumber kesejahteraan, bukan sumber konflik,” ujarnya dalam rapat konsultasi dengan Kementerian Kehutanan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

‎Syauqi mengungkapkan, dalam tiga bulan terakhir BAP DPD RI menerima banyak pengaduan masyarakat terkait sengketa lahan, tumpang tindih perizinan, hingga dugaan maladministrasi di sektor kehutanan.

‎Menurutnya, persoalan tersebut tidak sekadar administratif, tetapi telah berdampak langsung pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

‎“Kami menemukan masyarakat adat yang sudah puluhan tahun tinggal dan mengelola lahan, tetapi secara hukum masih dianggap menempati kawasan hutan,” kata Syauqi.

‎Kondisi tersebut, lanjut Syauqi, kerap memicu konflik agraria berkepanjangan antara warga dengan pemegang izin konsesi.

‎Bahkan, tidak jarang berujung pada kriminalisasi masyarakat.

‎“Situasi inilah yang ingin kami mintakan kejelasan kepada Kementerian Kehutanan. Negara harus hadir memberi kepastian hukum,” tegasnya.

‎Ia menilai ketidakpastian status tenurial menjadi akar dari banyak konflik kehutanan di daerah.

Penulis : Wawan

Editor : Peristiwaterkini

Berita Terkait

‎Getaran Gempa Bantul Bongkar Atap SMKN Gantiwarno Klaten
‎UWM dan UMB Satukan Langkah Kembangkan Tridarma Melalui Kerja Sama
Tanpa Audit, Pembukaan Bandung Zoo Dinilai Ancam Keselamatan Satwa Liar
‎Sawah Terendam Banjir di Kudus, Asuransi Jadi Harapan Petani
Hujan Lebat Terjang Sekotong, Lombok Barat, Banjir Rendam 570 KK
Raissa Anggiani Buka Ruang Refleksi Emosional di Panggung Malang
Danrem 072 Tinjau Jembatan Garuda, 95 Persen Siap Rampung
‎Danrem Pamungkas Pastikan Jembatan Gantung Garuda Aman dan Tepat Waktu

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:44 WIB

‎Getaran Gempa Bantul Bongkar Atap SMKN Gantiwarno Klaten

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:31 WIB

‎UWM dan UMB Satukan Langkah Kembangkan Tridarma Melalui Kerja Sama

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:36 WIB

Tanpa Audit, Pembukaan Bandung Zoo Dinilai Ancam Keselamatan Satwa Liar

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:47 WIB

BAP DPD RI Dorong Akuntabilitas Kehutanan, Hentikan Konflik Tenurial Daerah

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WIB

‎Sawah Terendam Banjir di Kudus, Asuransi Jadi Harapan Petani

Berita Terbaru