PERISTIWATERKINI.NET, Jogja – Dosen Program Studi Hukum Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Bagus Anwar Hidayatulloh, menyoroti beredarnya data rekap kehadiran hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Data tersebut menunjukkan ketimpangan absensi dalam persidangan dan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH).
Ia menilai persoalan tersebut menyentuh aspek etika kenegarawanan, bukan sekadar urusan administratif.
“Mahkamah Konstitusi bukan hanya lembaga yudisial, tetapi juga institusi negarawan.
“Hakim konstitusi memikul tanggung jawab moral dan historis terhadap arah perjalanan bangsa,” ujar Bagus saat ditemui di Kampus Terpadu UWM, Rabu (7/1).
Menurutnya, peran hakim MK menuntut kehadiran utuh, baik secara fisik maupun intelektual.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















