PERISTIWATERKINI.NET, – Di tengah hujan yang turun tanpa jeda, semangat kebersamaan anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) DIY tetap menyala.
Puluhan mobil klasik lintas merek turun ke jalan mengikuti reli kuno keliling Yogyakarta dalam rangkaian Niti Laku memperingati HUT ke-44 PPMKI DIY tahun 2026.
Deru mesin lawas berpadu dengan suasana basah kota, menghadirkan nostalgia otomotif yang kental.

Ketua Umum PPMKI DIY Andi Kurniawan secara simbolis melepas peserta dengan mengibarkan bendera start dari Jogja Airport Resto, Dusun Kadirojo 1, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Minggu (1/2).
Rute reli kemudian mengarah ke garis finis di Balaikota Yogyakarta, Timoho, menjadi panggung unjuk eksistensi mobil-mobil klasik yang tetap prima meski diguyur hujan.
“Kegiatan reli dalam rangka Niti Laku atau napak tilas berdirinya PPMKI DIY ini diikuti 73 mobil dengan sekitar 150 peserta.
“Mayoritas menggunakan mobil kuno atau klasik,” ujar Andi Kurniawan.
Ia menambahkan, peringatan HUT sejatinya jatuh pada 29 Januari, namun digeser ke akhir pekan.

“Karena 29 Januari 2026 hari Kamis, maka kami undur ke Minggu, 1 Februari 2026 agar partisipasi maksimal,” katanya, didampingi pengurus PPMKI DIY dan Stevie SW, salah satu pencetus berdirinya PPMKI DIY pada 29 Januari 1982.
Penulis : Wawan
Editor : Peristiwaterkini
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















