Banjir Masih Rendam Jakarta: 102 RT dan 3 Ruas Jalan Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: banjir meluas di jakarta

foto: banjir meluas di jakarta

Peristiwaterkini.net — Genangan air masih belum surut di sejumlah wilayah Jakarta sejak banjir mulai melanda pada Minggu sore, 6 Juli 2025.

Hingga Senin pagi (7/7/2025) pukul 07.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 102 Rukun Tetangga (RT) dan 3 ruas jalan utama masih terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 150 sentimeter.

Banjir yang terjadi kali ini melanda wilayah padat penduduk di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat. Meski sebagian wilayah sudah menunjukkan tanda-tanda surut, sejumlah titik lainnya masih dalam kondisi waspada akibat luapan air yang belum mengalir secara optimal.

Wilayah dengan titik genangan terbanyak tercatat berada di Jakarta Timur, yakni sebanyak 42 RT. Beberapa kelurahan yang terdampak cukup parah antara lain Bidara Cina (14 RT, tinggi air 75–130 cm), Cipinang Melayu (15 RT, tinggi air hingga 150 cm), serta Kampung Melayu dan Cawang dengan total lebih dari 10 RT terendam.

Sementara di Jakarta Selatan, genangan banjir masih terjadi di 29 RT. Kawasan Pela Mampang menjadi salah satu yang terparah dengan 13 RT terdampak dan ketinggian air mencapai 150 cm.

Selain itu, wilayah Rawajati dan Jatipadang juga mengalami banjir dengan ketinggian rata-rata di atas 70 cm.

Di Jakarta Barat, sebanyak 14 RT masih terendam. Wilayah seperti Rawa Buaya, Kedoya Selatan, dan Kedaung Kali Angke menjadi langganan genangan akibat sistem drainase yang buruk dan meluapnya saluran air.

Sedangkan Jakarta Pusat mengalami genangan di 17 RT, seluruhnya berada di Kelurahan Karet Tengsin, dengan ketinggian air antara 30–40 cm.

Tak hanya permukiman, genangan juga merambah ke ruas jalan. Tercatat tiga ruas jalan utama masih tergenang dan sulit dilalui kendaraan, yakni:

  • Jl. Adi Karya, Kelurahan Kedoya Selatan, Jakarta Barat (60 cm)

  • Gg. H Musanif, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat (40 cm)

  • Jl. Cipinang Indah (depan SMK Penabur), Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur (60 cm)

Kondisi ini menyebabkan kemacetan parah di sejumlah titik serta menghambat akses warga menuju lokasi kerja dan sekolah.

Banjir yang tak kunjung surut memaksa ratusan warga untuk meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat-tempat yang telah disiapkan BPBD. Total pengungsi tercatat mencapai lebih dari 600 jiwa yang tersebar di berbagai titik posko dan rumah ibadah.

Beberapa titik pengungsian antara lain:

Penulis : jurnalis

Editor : Peristiwaterkini

Berita Terkait

Transisi Bandung Zoo Krusial, Geopix Minta Pengawasan Independen Ketat
‎Rumah Zakat Percepat Pemulihan Sumatera Lewat Huntara Papan Partisipatif
Izin Dicabut, Negara Turun Tangan Selamatkan Satwa Kebun Binatang Bandung
‎Nata Hotel Solo Guncang Ramadhan 2026 dengan Iftar Timur Tengah ‎
ISRI Kritik Board of Peace, Dinilai Boros APBN ‎
Coffee Morning Kodim Wonosobo, Media Diajak Kawal Program TNI
‎Usai Peresmian, Bupati Kudus Langsung Pantau Siswa SMAN 2 Keracunan MBG ‎
‎Getaran Gempa Bantul Bongkar Atap SMKN Gantiwarno Klaten

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:38 WIB

Transisi Bandung Zoo Krusial, Geopix Minta Pengawasan Independen Ketat

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:28 WIB

‎Rumah Zakat Percepat Pemulihan Sumatera Lewat Huntara Papan Partisipatif

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:26 WIB

Izin Dicabut, Negara Turun Tangan Selamatkan Satwa Kebun Binatang Bandung

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:35 WIB

‎Nata Hotel Solo Guncang Ramadhan 2026 dengan Iftar Timur Tengah ‎

Senin, 2 Februari 2026 - 21:50 WIB

ISRI Kritik Board of Peace, Dinilai Boros APBN ‎

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dandim Wonosobo Tinjau TMMD Trimulyo, Dorong Desa Maju

Selasa, 10 Feb 2026 - 14:39 WIB